Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit

 

Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit meliputi:

  1. Kamar perawatan

  • Kelas II (dua) rumah sakit umum pemerintah, atau

  • Kelas III (tiga) di rumah sakit TNI/Polri/BUMN/Swasta

  1. Lama hari rawat ditanggung maksimum 60 hari/kasus/tahun kalender, termasuk 20 hari/kasus/tahun kalender untuk perawatan khusus

  2. Visite dokter yang merawat maksimum 1x sehari

  3. Konsultasi dokter spesialis yang diperlukan secara medis

  4. Pemberian obat-obatan sesuai indikasi medis yang merujuk pada  standar obat JPK PT Jamsostek (Persero)

  5. Pemeriksaan penunjang diagnostik seperti laboratorium, rontgen, elektromedis, dan patologi

  6. Tindakan Medis

  7. Perawatan khusus (ICCU, ICU, HCU,NICU, dan ICU Anak)

  8. Operasi sesuai klasifikasi operasi dengan penyetaraan setinggi-tingginya setara dengan operasi besar

  9. Alat Kesehatan tidak habis pakai (Pin, Plate, Screw, korset, collar neck, Intra Ocular Lens, Double J, peritoneal stein, dan jaring untuk hernia)  ditanggung oleh  PT JAMSOSTEK (Persero) sebesar 60% nilai barang,  atau  setinggi-tingginya Rp 500.000,- sisanya  ditanggung oleh peserta

 

Prosedur Pelayanan Rawat Inap Di Rumah Sakit

  1. Pasien yang membutuhkan perawatan inap atas sesuai indikasi medis akan mendapatkan surat perintah rawat inap dari dokter spesialis RS atau dari UGD

  2. Surat perintah rawat inap akan ditindak lanjuti dengan mendatangi bagian pendaftaran untuk konfirmasi ruangan sesuai hak peserta dengan membawa KPK asli dan fotocopy sehingga peserta bisa langsung dirawat

  3. Bila ruang perawatan sesuai hak peserta penuh, maka ybs berhak dirawat 1 (satu) kelas diatas/dibawah haknya. Selanjutnya peserta dapat pindah menempati kamar sesuai haknya dan bila terdapat selisih biaya yang timbul maka peserta membayar selisih biaya perawatan

  4. Bagian Pendaftaran rawat inap di RS akan menerbitkan Surat Keterangan Perawatan RS dan selanjutnya akan diteruskan ke Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero) dapat melalui faksimil agar segera dapat diterbitkan surat jaminan rawat inap

  5. Bidang Pelayanan atau Bidang Pelayanan JPK Kantor Cabang PT Jamsostek akan menerbitkan Surat Jaminan Rawat Inap berdasarkan Surat Keterangan Perawatan RS dan akan dikirim melalui faksimil ke RS. Surat jaminan harus sudah diurus selambat-lambatnya 2x24 jam terhitung peserta rawat inap di rumah sakit

  6. Bila pasien membutuhkan pemeriksaan penunjang diagnostik lanjutan atau tindakan medis, maka yang bersangkutan harus menandatangani Surat Bukti Pemeriksaan dan Tindakan setiap kali dilakukan

  7. Setiap selesai rawat inap, peserta/orangtua peserta bersangkutan harus menandatangani Surat Bukti Rawat Inap dan pasien akan mendapatkan perintah untuk kontrol kembali ke spesialis yang bersangkutan

  8. Pasien akan membawa surat perintah kontrol kembali dari dokter spesialis ke dokter PPK I untuk mendapatkan Surat Rujukan  PPK I ke dokter spesialis di RS yang ditunjuk.

  9. Selanjutnya berlaku prosedur rawat jalan dokter spesialis di RS

  10. Jawaban rujukan dari dokter spesialis dapat diberikan kembali kepada dokter keluarga di PPK I

 

hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan