JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN

Pemeliharaan kesehatan adalah hak tenaga kerja.
JPK adalah salah satu program Jamsostek yang membantu tenaga kerja dan keluarganya mengatasi masalah kesehatan. Mulai dari pencegahan, pelayanan di klinik kesehatan, rumah sakit, kebutuhan alat bantu peningkatan pengetahuan, dan pengobatan, secara efektif dan efisien. Setiap tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK akan diberikan KPK ( Kartu Pemeliharaan Kesehatan ) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Manfaat JPK bagi perusahaan yakni perusahaan dapat memiliki tenaga kerja yang sehat, dapat konsentrasi dalam bekerja sehingga lebih produktif.

Jenis pelayanan kesehatan yang dapat diperoleh melalui program JPK:

  1. Pelayanan dari dokter umum dan dokter gigi.
    Dokter umum dan dokter gigi bisa anda pilih sendiri sesuai dengan fasilitas yang ditunjuk sebagai dokter keluarga.
  2. Obat-obatan dan penunjang Diagnostik.
    Obat-obatan diberikan sesuai kebutuhan medis, dengan standar obat JPK JAMSOSTEK dan penunjang diagnostik sesuai ketentuan.
  3. Pelayanan Kesejahteraan ibu dan anak.
    Berupa pelayanan imunisasi dasar (BCG, DPT, Polio), pelayanan KB (IUD,vasektomi, tubektomi, suntik.)
  4. Pelayanan Dokter Spesialis.
    Untuk ke Dokter Spesialis, anda harus membawa surat rujukan dari dokter PPK tingkat I yang ditunjuk.
  5. Rawat Inap.
    Bila diperlukan rawat inap, JPK menyediakan fasilitas rumah sakit yang telah ditunjuk. Dilayani pada kelas II RS Pemerintah atau kelas III RS Swasta. Rawat Inap diberikan selama 60 hari dalam satu tahun, termasuk 20 hari pelayanan pada ICU/ICCU.
  6. Pelayanan Persalinan.
    Berlaku untuk pelayanan persalinan pertama sampai persalinan ketiga saja, bagi tenaga kerja berkeluarga, JPK memberikan bantuan biaya persalinan sebesar maksimum Rp.400.000,00 per anak.
  7. Pelayanan Gawat Darurat.
    Untuk mendapatkan pelayanan ini melalui fasilitas yang ditunjuk JPK JAMSOSTEK langsung, tanpa surat rujukan.


Pelayanan Khusus hanya diberikan kepada Tenaga Kerja dan diperoleh melalui rujukan

  1. Penggantian Kacamata.
    Untuk mendapat penggantian kacamata (kaca dan bingkai) maksimal sebesar Rp. 150.000,00.
  2. Penggantian Gigi Palsu.
    Untuk mendapat penggantian gigi palsu (yang bisa dipasang/dilepas) dengan bahan acrylic, maksimum sebesar Rp. 250.000,00.
  3. Penggunaan Mata Palsu dan Alat Bantu Dengar.
    Untuk penggunaan mata palsu dan alat bantu dengar, masing-masing memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 300.000,00.
  4. Penggunaan Alat Bantu Tangan & Kaki.
    Untuk penggunaan alat bantu tangan memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 350.000,00 dan penggunaan alat bantu kaki memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 500.000,00.


Jumlah iuran yang harus dibayarkan:
Iuran JPK dibayar oleh perusahaan dengan perhitungan sebagai berikut:

  • 3% dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja lajang.

  • 6% dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja berkeluarga.


Hal-hal yang perlu menjadi perhatian.
Selisih biaya sebagai akibat dari penggunaan hak pelayanan di luar standar JPK JAMSOSTEK, dibayar sendiri oleh peserta.
Penyakit yang tidak ditanggung dalam pelayanan kesehatan JPK Paket Dasar antara lain:

  • Penyakit AIDS

  • Penyakit kelamin

  • Penyakit kanker

  • Cuci darah (haemodialisa)

  • Akibat alkohol/narkotika

  • Pemeriksaan super spesialistik

  • Kelainan Genetik


Prosedur Pelayanan JPK

hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan