07/12/2009

Capex Jamsostek Capai Rp 120 Miliar

, Suara karya, Senin, 7 Desember 2009 -
JAKARTA (Suara Karya): PT Jamsostek (Persero) mengalokasikan anggaran yang cukup signifikan untuk pengembangan teknologi informasi (TI), khususnya terkait dengan sistem informasi dan pelayanan terpadu (SIPT) yang terhubung secara elektronik melalui internet (online).

Saat ini, seluruh kantor PT Jamsostek (satu kantor pusat, satu kantor wilayah, dan 121 kantor cabang) di berbagai daerah sudah online.

Demikian dikatakan Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Informasi PT Jamsostek (Persero) HD Suyono di Jakarta, Minggu (6/12), di sela acara turnamen futsal antar-BUMN dan media massa dalam rangka HUT ke-32 Jamsostek. Turnamen ini diselenggarakan oleh Jakarta Futsal Club (JFC). Selain turnamen futsal, PT Jamsostek juga menyelenggarakan Jamsostek Journalist Award (JJA) dan kegiatan bakti sosial di berbagai daerah.

Menurut HD Suyono, saat ini seluruh kegiatan terkait divisi keuangan dan sistem akuntansi sudah online di seluruh kantor Jamsostek di berbagai daerah. Namun, ke depan, seluruh operasional dan kegiatan di Jamsostek akan bisa terhubung secara online. Apalagi ini juga terkait dengan sinergi dengan BUMN-BUMN lainnya dalam rangka meningkatkan pelayanan dan sistem informasi kepesertaan. "Ke depan, kerja sama dengan BUMN-BUMN lain terus ditingkatkan untuk meningkatkan pelayanan kepesertaan," ucapnya. Dia menjelaskan, anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) untuk teknologi informasi yang terintegrasi dalam SIPT Online selama lima tahun (2004-2009) mencapai Rp 120 miliar. Jika ditambah anggaran untuk operasional, maka anggarannya mencapai Rp 142 miliar.

Ke depan, Jamsostek tetap menganggarkan capex untuk teknologi informasi terkait kelengkapan dan peningkatan terkait perkembangan teknologi, khususnya untuk menghubungkan dan pengintegrasian sistem informasi dalam pelayanan maupun operasional di seluruh kantor Jamsostek. Ini termasuk dengan penerapan sistem online dalam pengadaan barang dan jasa (e-procurement).

"Apalagi ke depan, sinergi dengan BUMN-BUMN lain juga akan terus diperluas karena memang terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta Jamsostek. Sistem online mulai diterapkan 2006 dan seluruh kantor cabang sudah terjangkau semua sejak 2008," tutur HD Suyono. (Andrian)
((Andrian) )
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan