10/04/2013

Karyawan PT Kertas Nusantara Desak Pemkab Berau

BERAU, KOMPAS.com- Perwakilan karyawan PT Kertas Nusantara di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendesak Pemkab Berau membantu memperjuangkan tuntutan karyawan kepada pihak manajemen. Di sisi lain, karyawan juga memegang janji pihak manajemen yang menyebut akan memenuhi tuntutan karyawan.

"Kami sudah berkali-kali ke Pemkab, dan Pemkab sudah memerintahkan pihak manajemen untuk memenuhi tuntutan kami. Namun belum ada tindakan konkret. Meski begitu, kami terus mendesak ke Pemkab," ujar Wakil Bendahara Serikat Pekerja Kahutindo PT Kertas Nusantara Syaifullah Tanjung, Selasa (9/4/2013).

Senin kemarin, sekitar 100 karyawan PT Kertas Nusantara mogok kerja di areal pabrik sebagai protes menuntut manajemen agar memperhatikan hak karyawan. Ada sembilan tuntutan karyawan, yakni pembayaran gaji tepat waktu, pelunasan tunggakan Jamsostek yang tidak dibayarkan perusahaan, pembayaran polis asuransi Jiwasraya, dan pembayaran sisa gaji tertunda. Lalu, mendapat pelayanan jaminan kesehatan, pembayaran reimbursement, tidak mengintimidasi terhadap karyawan, menegakkan aturan perundangan, dan membayar uang pensiun/pesangon.

Pihak manajemen menemui karyawan, Senin siang kemarin. Namun belum ada keputusan final terkait hal-hal yang berhubungan dengan uang. "Perusahaan sudah berjanji mencari solusi dalam waktu 1-3 bulan ini," ujarnya.

Jimmy SR, General Manager PT Kertas Nusantara, mengatakan, pihaknya memperhatikan hak-hak karyawan. Perusahaan sedang mengalami masalah finansial sehingga sebagian hak-hak karyawan belum bisa terpenuhi.

"Kami harap karyawan pun memahami. Namun pada prinsipnya, kami tentu mencari solusi atas desakan karyawan," ujar Jimmy.

Kepala Bidang Humas Pemkab Berau Mapasikra Mapaselleng mengatakan, pihaknya sudah mendesak perusahaan itu untuk segera menyelesaikan hak-haknya kepada karyawan. Sejauh ini, perusahaan itu dilihat masih tetap berit ikad baik untuk menyelesaikan masalah, dan tidak lari dari tanggung jawab.

"Ada masalah finansial di perusahaan sehingga sebagian hak-hak karyawan belum bisa diberikan," kata Mapasikra.
Editor :
Marcus Suprihadi

hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan