02/04/2009

Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja Sasaran PT. Jamsostek

, Sinar Pagi, Kamis 2 April 2009 -

Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja TKLHK belakang ini menjadi target baru peserta Jamsostek, bahkan Mentri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno pada setiap kesempatan tidak lupa membicarakan TKLHK.

Menakertrans berharap, para pekerja di sektor riil atau Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi peserta baru PT. Jamsostek. Namun masyarakat luas, terutama mereka yang mencari nafkah (bekerja ) di sektor riil itu belum mengerti atau memahami apa itu TKLHK dan bisa menjadi peserta Jamsostek. TKLHK adalah tenaga kerja yang melakukan pekerjaaan di luar Hubungan Kerja (LHK ). Mereka adalah orang yang berusaha sendiri dan pada umumnya bekerja pada usaha-usaha ekonomi informal.

Tujuan TKLHK, memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan di luar hubungan kerja, pada saat tenaga kerja tersebut kehilangan sebagian atau seluruh penghasilannya sebagai akibat terjadinya risiko-risiko. Antara lain kecelakaan kerja, sakit, hamil, hari tua, dan meninggal dunia.

Memperluas cakupan kepesertaan program jaminan sosial tenaga kerja (sesuai PP 14/1993), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), terdiri dari biaya pengangkutan tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja. Biaya perawatan medis, biaya rehabilitasi, penggantian upah Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB), santuna cacat tetap sebagian, santunan cacat total tetap, santunan kematian (sesuai label), biaya pemakan, santunan berkala bagi yang meninggal dunia dan cacat total tetap.

Jaminan kematian (JK), terdiri dari biaya pemakaman dan santunan berkala. Jaminan Hari Tua (JHT), terdiri dari keseluruhan iuran yang telah disetor, beserta hasil pengembangannya. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK), terdiri dari rawat jalan tingkat pertama, meliputi pemeriksaan dan pengobatan dokter umum dan dokter gigi, pemeriksaan diberikan tindakan medis sederhana, rawat inap, pertolongan persalinan, penunjang diagnostic berupa pemerikasan laboratorium, radiology, EEG, dan sebagainya.

Pelayanan khusus berupa penggantian biaya prothese, orthose dan kacamata, pelayanan gawat darurat. Kepesertaaan sukarela, usia maksimal 55 tahun dapat mengikuti program jaminan sosial secara bertahap, dengan memilih program sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta. Dapat mendaftarkan sendiri langsung ke PT. Jamsostek (Persero) atau mendaftar melalui wadah / kelompok yang telah melakukan Ikatan Kerja Sama (IKS ) dengan PT. Jamsostek (Persero). Iuran TKLHK ditetapkan berdasarkan nilai nominal tertentu berdasarkan upah sekurang-kurangnya setara dengan upah Minimum Provinsi/Kabupaten/Kota.

(fen)
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan