23/12/2011

Dari Ribuan Proyek Konstruksi Hanya 284 Ikut Jamsostek

Depok, Jumat 23 Desember 2011, Depoklik.com - Jumat, 23 Desember 2011

Dari ribuan proyek perusahaan jasa konstruksi, hanya 284 proyek yang merupakan peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Hal itu lantaran kesadaran perusahaan sektor jasa konstruksi terutama yang mengerjakan proyek kelas menengah kebawah masih sangat rendah untuk mendapat perlindungan dengan menjadi anggota Jamsostek.

Kepala Bidang Pemasaran PT Jamsostek Cabang Depok, Harri Kuswanda meminta agar para pengusaha memberikan perlindungan kepada para pekerjanya. Kontraktor tidak dibebankan lagi untuk menanggung biaya jika pekerjanya mengalami kecelakaan kerja, ujarnya kepada wartawan di kantornya di Jalan Margonda Raya, Rabu (21/12).

Harri mengatakan para pengusaha masih beranggapan bahwa dengan menjadi anggota Jamsostek maka akan menambah biaya bagi pengerjaan proyek tersebut, sehingga masih banyak perusahaan enggan ikut Jamsostek. Padahal biaya yang dikeluarkan oleh kontraktor untuk ikutserta Jamsostek sangat rendah dan mendapat manfaat yang menguntungkan bagi pengusaha tersebut.

Karena Jamsostek akan menanggung biaya pekerja yang mengalami kecelakaan abaik yang mengakibatkan cacat ataupun meninggal dunia, tuturnya.

Menurut dia, kesadaran perusaahaan jasa kontruksi untuk ikut Jamsostek terjadi jika dalam pengerjaan proyek tersebut mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerjanya terluka ataupun meninggal dunia. Mereka biasanya menjadi anggota Jamsostek setelah ada kecelakaan para pekerjanya, tandasnya.
((Icha))
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan