21/12/2011

Komunitas Minat & Hobi, ROC, 'Bikers'-nya Karyawan 'Outsourcing' Jamsostek

JAKARTA, www.tnol.co.id - Satu nasib sebagai pekerja outsourcing pada sebuah perusahaan BUMN memang bisa menyatukan tekad. Apalagi, persamaan tersebut juga dilengkapi dengan kesamaan menggunakan kendaraan bermotor roda dua. Ini pula yang dilakukan karyawan di PT Jamsostek (Persero) yang membentuk komunitas pengguna kendaraan bermotor dengan nama ROC (Riders On Community).

ROC dibentuk oleh 13 orang yakni Saman, Joseph Serin, Wardi, Marjuki, Saiful M, Robby, Nurdin, Sarifuddin, Hamdan, Dani, Usep J, Fajar dan Marsudi pada tanggal 26 Februari 2010. Mereka adalah karyawan PT Jamsostek (Persero) yang berstatus outsourcing dari tingkat cleaning service, office boy (OB), security (satpam) hingga arsiparis.

ROC dibentuk saat pertama kali menggelar touring ke Subang, Jawa Barat, kata Saman, Wakil Ketua ROC yang ditemui TNOL, Senin (19/12) kemarin.
Menurut Saman, awalnya ROC dibentuk untuk memperkuat tali silaturahmi antar karyawan outsourcing di PT Jamsostek. Dengan dibentuknya ROC, diharapkan kedepannya jika ada salah satu anggota mengalami masalah di jalan, maka anggota yang di daerah tersebut bisa membantunya.

ROC, sambung Saman, juga untuk menunjukan bahwa komunitas motor tidaklah selalu bersikap negatif dan merugikan orang lain. ROC ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa komunitas motor bisa melakukan kegiatan positif dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, ketika ROC menggelar touring ke berbagai tempat selalu melakukan kegiatan bakti sosial (baksos). ROC selalu memberikan bantuan baik dana dan bahan makanan pokok ke panti asuhan, sekolah dan pesantren yang dikunjungi.

Akrab sesama anggotaAkrab sesama anggotaSelama ini ROC telah memberikan bantuan ke Panti Asuhan Nahdatul Waton di Ciledug, Tangerang. Di panti asuhan tersebut, selain memberikan bantuan dana, ROC juga memberikan bantuan sembako.
Selain itu, ROC juga memberikan dana bantuan sebesar Rp 4 juta, perlengkapan sekolah dan sembako di pesantren di Kuningan Jawa Barat. Kemudian ROC juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 5 juta dan perlengkapan sekolah di daerah Sumedang, Jawa Barat.

Semua dana yang diberikan ke sejumlah panti asuhan dan sekolah tersebut didapat dari sumbangan sukarela anggota ROC. Selain itu dana sumbangan juga didapat dari sponsor tempat mereka bekerja yakni PT Jamsostek (Persero).

Kita melakukan ini karena selagi masih bekerja dan dapat rejeki maka sudah seharusnya berbagi ke orang-orang yang tidak mampu, kata Saman yang diamini Joseph Serin dan Yannial Robby anggota ROC lainnya saat diwawancara TNOL.
Karena selalu memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar, maka komunitas motor yang terdiri dari berbagai merk dan jenis motor tersebut memiliki motto yang sangat mulia. Mereka mengusung motto yakni road to social, yang artinya selalu melakukan kegiatan sosial ketika menuju satu daerah.

Saat menjadi bikers Saat menjadi bikers Mengingat kegiatannya selalu bermanfaat kepada orang lain, maka komunitas motor tersebut juga tidak menutup diri untuk menerima anggota dari karyawan yang sudah berstatus pegawai di PT Jamsostek. Apalagi, komunitas motor ini juga tidak hanya untuk kepentingan pribadi, namun juga untuk orang lain.

Pada ulang tahun pertama ROC di Kebun Binatang Ragunan tanggal 26 Februari 2011 lalu, pengurus dan anggota ROC juga membawa serta anggota keluarganya untuk menyaksikan keakraban antar anggotanya. Kita bawa keluarga untuk menunjukkan bahwa seperti inilah komunitas motor yang ada di Jamsostek, tegas Saman.

Sementara terkait kegiatan touring yang dilakukan ROC, biasanya dilakukan pada saat libur panjang. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu kerja pada saat memasuki hari kerja pertama di hari Senin. Saat ini anggota ROC telah berkurang dua orang. Hal itu karena satu orang telah diterima menjadi karyawan tetap PT Jamsostek dan di tempatkan di Lampung dan satunya lagi menjadi PNS di lingkungan Kemenkumham.

Lalu bagaimana dengan iuran? ROC menetapkan iuran bagi setiap anggotanya adalah Rp 25 ribu/bulan. Iuran tersebut digunakan sebagai uang kas dan biaya untuk touring serta kegiatan baksos yang akan dilakukan. Selama ini mereka kerap berkumpul usai bekerja di tempat parkiran yang berada di basement Gedung Jamsostek yang terletak di Jalan Gatot Subroto No 79, Jakarta. (Sbh) (Safari Sidakaton)
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan