24/03/2011

Strategi Jamsostek dan Perbankan Jaring Konsumen Beli Rumah Semakin Mudah

Kamis 24 Maret 2011, Surya -

Kamis, 24 Maret 2011

Pemilikan rumah kini bukan lagi perkara sulit. Selain perbankan yang menawarkan lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR), peserta Jamsostek juga bisa beli rumah dengan memanfaatkan fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) sebesar Rp 20 juta. Pinjaman ini diprioritaskan bagi pemilikan rumah pertama.

Menurut Kepala Kanwil VI Jamsostek Junaidi, banyak cara untuk bisa memiliki rumah yang sehat. Mendaftar menjadi peserta Jamsostek dengan kepesertaan minimal satu tahun, sudah bisa mengajukan PUMP.

Peminat PUMP sangat banyak, bahkan inden. Ini karena bunga pinjaman yang ringan, enam persen efektif per tahun atau tiga persen flat dan angsurannya melekat dengan cicilan KPR, kata Junaidi, Rabu (23/3).

Sepanjang 2010, Jamsostek menyalurkan PUMP Rp 16,24 miliar untuk 828 unit rumah, pada 2009 Rp 10,65 miliar untuk 577 unit rumah, sedang pada 2008 Rp 5,04 miliar untuk 479 unit rumah.

Kabag Program Khusus Jamsostek Kanwil VI May Martoyo menambahkan, nominal PUMP dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan seiring dengan laju inflasi. Sejak diluncurkan, PUMP-nya hanya Rp 4,5 juta, lalu naik jadi Rp 7,5 juta, kemudian naik drastis menjadi Rp 20 juta, katanya.

Tenor pengembalian pinjaman bisa sampai 15 tahun, namun bank bersangkutan (BTN dan BNI) umumnya menghendaki maksimal 10 tahun. Bunga KPR BTN cukup kompetitif, tiga tahun pertama 7,7 persen, tahun keempat 10,5 persen, tahun berikutnya 11 persen, bunga selanjutnya mengikuti bunga pasar kisaran 14 persen, ujar May.

Pengajuan PUMP kebanyakan untuk rumah dengan harga kisaran Rp 100 - 200 juta. Untuk kategori rumah sederhana (RSh) di pinggiran kota kisaran Rp 70 jutaan.

Gerbangkertosusila cukup banyak peminat. Kalau di Surabaya cari rumah murah sudah sulit, pemekaran paling banyak di Sidoarjo–Krian atau Gresik, jelas May.

Jamsostek Kanwil VI mencatat, penyaluran PUMP sejak 2003 sampai 2010 sebesar Rp 50 miliar. Biaya administrasi Rp 500.000. Sebetulnya gratis kalau diurus lewat Jamsostek, tapi kalau langsung ke bank harus bayar sendiri. Rata-rata peminat PUMP tidak paham ini, akhirnya membayar administrasi ke bank, ujarnya.

Sementara itu, kredit pemilikan rumah juga ditawarkan Bank Jatim. Pemimpin Divisi Kredit Ritel Bank Jatim Partono mengatakan, kepemilikan rumah sederhana (RSh) bersubsidi nantinya bisa diakses melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kami tertarik mengikuti program ini karena menyentuh masyarakat kelas menengah ke bawah. Bank Jatim adalah bank fokus yang menyasar menengah ke bawah dan program ini sesuai dengan tujuan kami, katanya.

Plafonnya beragam, tergantung harga rumah dan besaran gaji. Sasarannya kategori sejahtera tapak yakni mulai Rp 50 - 60 juta dan yang Rp 70 - 80 juta. Untuk Sejahtera susun Rp 90 - 135 juta. Bunganya kisaran 8,15 - 9,95 persen dengan tenor maksimal 15 tahun, jelas Partono.

Debitur yang mengajukan FLPP harus memiliki gaji tetap. Untuk kategori sejahtera tapak, gajinya tak boleh lebih dari Rp 2,5 juta per bulan, pengajuan sejahtera susun tidak lebih dari Rp 4,5 juta per bulan. Tahun ini Bank Jatim berencana menyalurkan KPR Rp 2 - 4 triliun.

Head Consumer Loan ICB Bumiputera Elviera Rahayu menambahkan, pertumbuhan properti hingga 2011 sudah lebih baik dibandingkan saat krisis 2008.

Kami punya sisa waktu penawaran menarik paket Imlek yang dibuka 24 Januari - 30 April 2011, bunganya 8,99 persen fix tahun pertama, bebas administrasi, gratis asuransi kebakaran di tahun pertama, gratis annual fee kartu kredit ICB Bumiputera untuk setahun pertama, jela Elviera, Rabu (23/3).

Saat ini, penyaluran KPR Imlek mencapai Rp 50 miliar, dari target Rp 40 miliar. Secara nasional diharapkan Rp 250 miliar. Sedang KPR Bumiputera Cabang Surabaya sudah tersalur Rp 156 miliar per Desember 2010, tumbuh 147 persen secara year-on-year.

Plafon yang diajukan beragam, rata-rata dengan harga rumah Rp 300 jutaan untuk Surabaya. Di daerah pinggiran seperti Gerbangkertosusila kisaran Rp 50 juta-150 jutaan, tambahnya.

((ame))
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan