03/09/2010

Jamsostek Salurkan PUMP Rp 114 M untuk 640 RSH

SURABAYA - Penyaluran Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) yang dilakukan PT Jamsostek Kanwil VI melampaui target. Dari target 2010 sebesar Rp 10 miliar atau 625 unit rumah sederhana sehat (RSH), sampai Juli lalu Jamsostek Kanwil VI sudah menyalurkan Rp 114 Miliar atau 640 unit RSH.

 

"Penyaluran tahun ini sudah overtarget. Sepertinya pencapaian kita bisa mencapai dua kali lipat," kata Kepala Kanwil VI PT Jamsostek, Junaedi (1/9). Sejak 2003 hingga Juli 2010 penyaluran PUMP di Kanwil VI mencapai Rp 46,88 miliar atau 5.314 unit RSH. Sebenarnya potensi Jatim bisa 7.000 unit RSH sepanjang 2010, namun untuk mencapai hal tersebut membutuhkan usaha ekstra.

 

Untuk meningkatkan percepatan penyaluran pinjaman Jamsostek sudah menambah jumlah bank yang diajak kerja sama menyalurkan PUMP. Dari yang semula hanya satu bank, sekarang menjadi dua bank. Selain itu, kerjasama dengan pengembang juga diperluas. "Kita tidak pilih-pilih. Semua developer yang tergabung dalam Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) dan REI serta Perumnas kita ajak kerjasama," tambah Junaedi. Tidak hanya itu, plafon pinjaman yang semula hanya Rp 3,5 juta juga terus ditingkatkan. Dari Rp 3,5 juta meningkat menjadi Rp 6 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta hingga akhirnya saat ini Rp 20 juta.

 

Tingkat Non Performance Loan (NPL) atau kredit bermasalah untuk pinjaman PUMP ini sebenarnya tergolong timggi yaitu sampai 28%. Namun Juanedi mengatakan, kredit bermasalah tersebut tidak merata di semua lokasi. Lokasi terbesar NPL di wilayah kerja Kanwil VI hanya terletak di perumahan yang terkena dampak lumpur Sidoarjo saja. Menurutnya, para kreditur itu sebenarnya tidak ingin menunggak pinjaman. Hanya saja rumah dan perusahaan tempat mereka bekerja banyak yang sudah tidak beroperasi sehingga mereka pun kesulitan membayarkan pinjaman.


PUMP bisa dinikmati seluruh peserta JamsosTEK. Bunga pinjamannnya hanya enam persen efektif per tahun atau tiga persen flat dengan tenor maksimal 10 tahun. Pembayarannya bisa digabung dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

 

Salah satu bank yang bekerjasama dengan Jamsostek, BNI 46 mengatakan kerjasama PUMP dengan Jamsostek diharapkan bisa mengerek pertumbuhan kredit KPR BNI.

"Prospek kerjasama ini cukup baik dari sisi pengembangan bisnis di kedua belah pihak, karena sama-sama menguntungkan. Selama ini dana kelola JamsosTEK di BNI juga cukup besar. JamsosTEK tercatat sebagai salah satu deposan besar di BNI secara nasional," kata Pemimpin Kanwil 06 BNI, Sukarno. ang

hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan