24/06/2010

Abaikan Jamsostek Karyawan - Dirut PT MJM Jadi Terdakwa

www.harian-global.com

Direktur Utama PT Multi Jaya Mandiri, Joni (30) harus duduk di kursi pesakitan ruang sidang PN Medan. Ia menjadi terdakwa karena tidak mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam UU No 3/1992 tentang Jamsostek.

Dalam persidangan, Senin (22/6),  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi  Meily Nova  SH menuntutnya dengan hukuman kurungan penjara 6 bulan atau denda Rp 50 juta.

JPU membeberkan, dari 60 karyawan di perusahaannya, hanya 30 karyawan terdaftar sebagai peserta Jamsostek.  Selain itu, terdakwa tidak memberikan jaminan kecelakaan kerja di perusahaannya yang bergerak di bidang ulang plastik bekas tersebut.

Terdakwa juga tidak melapor pada disnaker soal tewasnya seorang buruh, Khairil Ikhsan saat bekerja di perusahaannya yang berlokasi di Jalan Setia Ujung KM 13,8 Mulio Rejo Sunggal pada pada 6 Januari 2009.  Dia juga tidak memberikan tunjangan meninggal kepada ahli waris,  atas almarhum Khairil Ikhsan. Terdakwa hanya memberikan uang duka kepada korban sebesar Rp 5,5 juta.

“Uang duka itu diberikan di bawah ancaman pihak perusahaan,” tandas Dwi  Meily Nova  SH.

Setelah mendengar tuntutan jaksa, Ketua Majelis Hakim I Ketut Sudira SH menunda persidangan hingga Senin mendatang untuk mendengarkan eksepsi terdakwa.

MIDIAN SIMATUPANG

hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan