01/04/2010

Jamsostek Tambah Modal Reindo

Jakarta, Koran Jakarta -

PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) berniat untuk melakukan penyertaan modal langsung kepada Reasuransi Internasional Indonesia (RelNDO) untuk mencegah defisit terlalu dalam. Jamsostek menyuntikkan dana maksimal 300 miliar rupiah, yang berasal dari dana non Jaminan Hari Tua.

"Kalau mau masuk melalui penyertaan langsung. Secara bertahap maksimum 300 miliar," kata Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga, di lakarta, Rabu (31/3). Langkah tersebut diambil untuk memperkuat modal RelNDO, di samping mencegah pembengkakan defisit reasuransi itu hingga beberapa tahun ke depan. Jamsostek tengah berencana menggandeng korporasi yang punya nilai pertanggungan besar untuk memperbesar bisnisnya.

Sementara itu, dengan menyuntikkan modal, asuransi tenaga kerja itu menginginkan ekuitas RelNDO bisa mencapai 2 triliun rupiah dalam lima tahun mendatang. "Kalau tidak ditambah, defisit 2015 menjadi 20 triliun rupiah, sehingga harus diambil langkah konkret," imbuh Hotbonar.

Kinerja reasuransi membukukan defisit dipicu oleh tiga hal, yakni keterbatasan ekuitas, minimnya pengalaman sumber daya manusia dan perusahaan. Hal itu membuat RelNDO tidak mampu menampung sektor yang menguntungkan seperti migas, energi, dan penerbangan. (xav/E-4)
hari
0
0
0
jam
0
0
menit
0
0
detik
0
0
Temukan Kemudahan Di
BPJS Ketenagakerjaan